RUANG IKLAN — 970 x 90
News Update

BUMI Rampungkan Akuisisi 100% Saham Loyal Metals Senilai Rp1 Triliun

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Ilustrasi: PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
RUANG IKLAN — 728 x 90

EKONOMISIA.com –  BUMI resmi rampungkan akuisisi 100% saham Loyal Metals senilai Rp1 triliun lewat anak usaha BRA, saham BUMI langsung melonjak di bursa.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten tambang milik Grup Bakrie dan Salim, resmi merampungkan akuisisi seluruh saham Loyal Metals Ltd, perusahaan tambang emas asal Australia. Nilai transaksi akuisisi Loyal Metals ini mencapai AU$79,06 juta, setara Rp1 triliun.

Proses pengambilalihan dilakukan melalui anak usaha BUMI yang berbadan hukum Australia, Bumi Resources Australia Pty. Ltd. (BRA). Transaksi tuntas pada Jumat (4/9/2026), dengan BRA mengambil alih 175.710.515 lembar saham Loyal Metals, atau seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan tersebut.

RUANG IKLAN — 336 x 280

Sebagaimana dikutip dari IDNFinancials.com, rencana akuisisi ini sudah bergulir sejak April 2026, ditandai penandatanganan Scheme Implementation Deed (SID) antara kedua perusahaan.

Langkah itu berlanjut pada Agustus 2026, ketika pemegang saham Loyal Metals menyetujui pelepasan seluruh sahamnya ke BUMI seharga AU$0,45 per lembar, atau premi 40-50% dari harga pasar saat itu.

Direktur BUMI, R.A. Sri Dharmayanti, memastikan status kepemilikan penuh perseroan atas Loyal Metals dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Senin (7/9/2026).

“Dengan demikian, perseroan melalui BRA telah memiliki 100% saham Loyal,” ujar Dharmayanti.

Loyal Metals sendiri tercatat di Bursa Efek Australia (ASX) dengan kode saham LLM. Selain menjalankan tambang emas, perusahaan ini belakangan juga mulai merambah eksplorasi mineral kritis di Australia sektor yang tengah jadi incaran investor global.

Rampungnya akuisisi ini langsung berdampak ke pasar. Saham BUMI dibuka naik hampir 5% pada awal pekan ini, dan hingga sesi siang Senin (7/9/2026) sudah melonjak 6,67% ke level Rp224 per saham, atau naik 16,06% dalam lima hari perdagangan.

Di sisi lain, saham LLM stabil di kisaran US$0,45 per lembar, setelah melesat hampir 60% sejak kabar akuisisi oleh BUMI mencuat ke publik.

Dari sisi kepemilikan, mayoritas saham BUMI masih dikendalikan Grup Bakrie dan Salim lewat Mach Energi (Hongkong) Limited dengan porsi 45,78%. Sisanya, 54,2%, dipegang investor publik secara agregat.

Bagikan: f 𝕏
RUANG IKLAN — 728 x 90
Ditulis oleh

Nadia Ariestya

Redaksi ekonomisia.com menyajikan liputan ekonomi dan bisnis kawasan secara akurat dan berimbang.

Berita Terkait

Tulis Komentar