RUANG IKLAN β€” 970 x 90
News Update

Morgan Stanley Borong 21,6 Miliar Saham GOTO, Kepemilikan Tembus 7,59%

Morgan Stanley Borong 21,6 Miliar Saham GOTO, Kepemilikan Tembus 7,59%
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
RUANG IKLAN β€” 728 x 90

EKONOMISIA.com – Aksi Morgan Stanley & Co. International Plc memperbesar genggaman di saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali mencuri perhatian pelaku pasar modal domestik. Bank investasi raksasa asal Amerika Serikat itu tercatat memborong saham emiten teknologi tersebut dalam volume jumbo pada awal September 2026, membuat porsi kepemilikannya melonjak ke level 7,59 persen dari total saham beredar.

Transaksi besar-besaran itu berlangsung pada 2 September 2026 melalui tiga kali pembelian sekaligus. Pembelian pertama mencakup 12.577.872.400 saham dengan harga Rp25 per lembar, setara Rp314,44 miliar.

Disusul pembelian kedua sebanyak 119.953.200 saham senilai Rp2,998 miliar pada harga yang sama, lalu pembelian ketiga sejumlah 9.221.177.326 saham senilai Rp230,529 miliar.

RUANG IKLAN β€” 336 x 280

Sebagaimana dikutip dari emitennews laporan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen GOTO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/9/2026), total dana yang digelontorkan Morgan Stanley dalam tiga transaksi tersebut mencapai Rp547,97 miliar untuk memborong 21,679 miliar saham GOTO.

Alhasil, kepemilikan lembaga itu terkerek dari sebelumnya 5,71 persen menjadi 7,59 persen, atau setara penguasaan 87,487 miliar lembar saham GOTO.

Morgan Stanley Rutin Tambah Saham GOTO Sejak Agustus

Langkah serok saham GOTO oleh Morgan Stanley bukan kali pertama terjadi bulan ini. Sebelumnya, pada 21 Agustus 2026, lembaga tersebut juga membeli saham GOTO dalam dua tahap sehingga kepemilikannya naik dari 4,82 persen menjadi 5,15 persen. Berdasarkan keterbukaan informasi GOTO tertanggal Rabu (26/8/2026), tahap pertama mencakup 3,138 miliar saham seharga Rp23 per lembar atau senilai Rp72,18 miliar, sedangkan tahap kedua sebanyak 657,341 juta saham senilai Rp657,34 juta. Total dana yang dikeluarkan pada periode itu sekitar Rp87,30 miliar.

Data RTI Business turut menunjukkan bahwa Maybank Sekuritas (ZP) menjadi broker pembeli saham GOTO terbesar dalam sepekan terakhir dengan nilai Rp699,2 miliar, diikuti UBS Sekuritas Indonesia (AK) senilai Rp224,2 miliar dan Semesta Indovest (MG) senilai Rp98,6 miliar.

Harga Saham GOTO Bertahan di Rp50

Di tengah gencarnya akumulasi Morgan Stanley, harga saham GOTO di pasar reguler masih bertahan di level Rp50 per saham sejak awal Mei 2026, dengan nilai transaksi harian Rp1,67 miliar dan volume 33,49 juta lot. Justru pasar negosiasi mencatat aktivitas lebih ramai, dengan transaksi terbesar pada harga Rp26 dan Rp27 per saham yang masing-masing bernilai puluhan miliar rupiah.

Selain Morgan Stanley, pemegang saham besar GOTO lainnya masih didominasi Taobao China Holding Limited (Alibaba Group) dan SVF GT Subco (SoftBank Group), sementara mayoritas saham tetap dikuasai publik. Manajemen menegaskan pembelian Morgan Stanley murni bertujuan investasi, bukan untuk mengambil alih kendali perusahaan.

Bagikan: f 𝕏
RUANG IKLAN β€” 728 x 90
Ditulis oleh

Faisal Rahman

Redaksi ekonomisia.com menyajikan liputan ekonomi dan bisnis kawasan secara akurat dan berimbang.

Berita Terkait

Tulis Komentar