RUANG IKLAN β€” 970 x 90
Dunia

Google Setop Produksi Pixel di China 2027, Ini Alasan Mengejutkannya

Google setop produksi Pixel di China pada 2027 dan alihkan manufaktur ke Vietnam-India. Ini alasan dan dampaknya bagi rantai pasok global.
Google setop produksi Pixel di China pada 2027 dan alihkan manufaktur ke Vietnam-India. Ini alasan dan dampaknya bagi rantai pasok global.
RUANG IKLAN β€” 728 x 90

EKONOMISIA.com – Google resmi mengambil ancang-ancang besar untuk memutus ketergantungan produksinya pada China. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu menargetkan seluruh lini perangkat Pixel, mulai dari ponsel pintar, jam tangan pintar, hingga headphone, sudah tidak lagi diproduksi di daratan China pada tahun 2027 mendatang.

Rencana ini bukan keputusan mendadak. Google telah menyampaikan niat tersebut kepada jaringan pemasoknya, sebagai bagian dari strategi diversifikasi manufaktur yang sudah dirintis sejak beberapa tahun lalu. Vietnam dan India disiapkan menjadi basis produksi baru yang akan menampung seluruh proses manufaktur keluarga produk Pixel.

Google telah memberi tahu para pemasoknya soal rencana memindahkan seluruh produksi ponsel pintar, jam tangan, dan headphone ke Vietnam dan India. Kabar ini mengonfirmasi bahwa proses migrasi manufaktur yang selama ini berjalan diam-diam kini memasuki tahap akhir.

RUANG IKLAN β€” 336 x 280

Seperti rilis oleh xataka.com Jejak perpindahan ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2019, saat Google mulai menggeser sebagian proses produksinya dari China ke Vietnam. Ketika itu, dua faktor utama mendorong keputusan tersebut, yakni kenaikan biaya tenaga kerja di China dan eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Alih-alih meninggalkan China sepenuhnya, Google memilih pendekatan bertahap, mulai dari menyesuaikan pola produksi, memindahkan proses perakitan, hingga akhirnya mengembangkan model perangkat baru di negara-negara Asia lain.

Tahun ini, langkah tersebut memasuki babak yang lebih serius. Google memindahkan fase New Product Introduction atau NPI untuk lini Pixel, Pixel Pro, dan Pixel Fold ke Vietnam. Fase NPI mencakup pengembangan proses manufaktur, validasi jalur produksi, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis sebelum sebuah perangkat masuk ke tahap produksi massal. Pemindahan fase ini jauh lebih signifikan dibandingkan sekadar merakit komponen yang didesain di tempat lain, karena Google sekaligus mereplikasi keahlian industri yang selama puluhan tahun sulit ditandingi oleh negara mana pun selain China.

Ekspor China pada Juli 2026 melonjak hampir 24 persen karena booming AI mendorong permintaan global. β€” Foto AFP

Di sisi lain, India juga tumbuh menjadi mitra strategis utama Google. Produksi perangkat Pixel di India sebenarnya sudah dimulai sejak 2014, dengan menggandeng produsen kontrak seperti Foxconn dan Dixon untuk memperbesar kapasitas produksi. Selain menawarkan biaya produksi yang kompetitif dan insentif pemerintah yang kuat bagi industri elektronik, India juga merupakan salah satu pasar ponsel pintar terbesar di dunia, sehingga manufaktur lokal sekaligus memperkuat posisi Google di pasar tersebut.

Faktor geopolitik turut mempercepat langkah ini. Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China, ditambah kebijakan tarif yang terus bergulir, mendorong banyak perusahaan teknologi mempertimbangkan diversifikasi rantai produksi demi mengurangi ketergantungan pada China. Apple sudah lebih dulu menempuh jalan serupa selama bertahun-tahun. Namun Google punya keuntungan tersendiri, sebab volume penjualan Pixel jauh lebih kecil dibanding Apple, sehingga ketergantungannya pada China juga lebih ringan dan proses perpindahan bisa berjalan lebih cepat. Nikkei memperkirakan Google membidik kenaikan pengiriman Pixel global sebesar 8 persen hingga 10 persen, menuju target sekitar 12 juta unit yang diperkirakan telah terdistribusi pada 2025.

Meski begitu, peran China dalam rantai pasok elektronik global tidak akan hilang begitu saja. Rantai pasok perangkat elektronik melibatkan komponen, material baku, dan pemasok dari banyak negara, sehingga pemindahan tahap perakitan akhir ke negara lain tidak serta-merta menyingkirkan China dari persamaan. Yang bergeser adalah bobot ketergantungan Google terhadap negara tersebut, bukan keterlibatan China secara keseluruhan.

Jika seluruh rencana ini berjalan sesuai target, maka pada 2027 China resmi tidak lagi menjadi pusat produksi perangkat Pixel, menandai perjalanan panjang delapan tahun sejak langkah awal di 2019. Skenario semacam ini nyaris mustahil dibayangkan satu dekade lalu, namun strategi bertahap yang ditempuh Google kini membuahkan hasil, sekaligus menjadi respons atas risiko ketergantungan produksi yang selama ini membayangi industri teknologi global.

Caption foto: Logo Google dan jajaran perangkat Pixel, seiring rencana perusahaan memindahkan seluruh produksi keluar dari China pada 2027.

Bagikan: f 𝕏
RUANG IKLAN β€” 728 x 90
Ditulis oleh

Faisal Rahman

Redaksi ekonomisia.com menyajikan liputan ekonomi dan bisnis kawasan secara akurat dan berimbang.

Berita Terkait

Tulis Komentar